SPACE AVAILABLE!!!       Telp: "0822-3131-4900"

Al Qur'an Surah Al Falaq Tafsir Jalalain Dan English Shahih International

Surah Al-Falaq adalah surah ke-113 dalam Al-Qur'an. Nama Al-Falaq diambil dari kata al-Falaq yang terdapat pada ayat pertama surah ini yang artinya waktu subuh. Surat ini terdiri dari 5 ayat dan tergolong surah Makkiyah.


Al-Qur'an merupakan landasan utama dalam penentuan hukum syari'at Islam. Selain itu, Al Qur'an juga sebagai pedoman hidup dalam beragama bagi seorang muslim. Di dalamnya banyak terkandung pengetahuan tentang fiqih, aqidah, akhlah, sejarah, sains dan ilmu-ilmu lainnya. Maka akan sangat penting bagi kita untuk bisa memahami  apa saja yang terkandung di dalam kitab suci Al-qur'an tersebut. Metode untuk memahami isi Al Qur'an inilah yang disebut dengan Tafsir Al Qur'an.


Bagi sobat Lentera yang ingin belajar ilmu tafsir Al Qur'an, sangat dianjurkan untuk mempelajarinya melalui seorang Guru yang memiliki sanad keilmuan yang jelas. Sebenarnya ada beberapa tafsir yang telah diakui dan disepakati oleh Ulama'-ulama' dunia, diantaranya: Tafsir Qurtubi, Tafsir Tabari, Tafsir Ibnu Kathir, Tafsir Jalalain dan masih banyak lagi yang lain.


Dikesempatan ini, penulis memilih tafsir Jalalain sebagai pilihan pembelajaran untuk pembaca semuanya. Kenapa dinamakan Jalalain? Kata Jalalain sendiri bila diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti 2 (dua) jalal. Diberi nama Jalalain karena kitab tafsir tersebut dikarang oleh dua Ulama' ahli tafsir yang nama depannya memiliki kesamaan yakni Jalaludin As Suyuthi dan Jalaludin Al Mahali.

  • Teks Ayat berbahasa Arab.
  • Terjemahan English Shahih International.
  • Tafsir kitab Jalalain karya imam Jalaludin as-Suyuthi dan Jalaludin al-Mahalli.

Tafsir al quran surah al falaq


Al-Falaq 113:1

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ 

Indonesian - Tafsir Jalalain

(Katakanlah, "Aku berlindung kepada Rabb Yang menguasai falaq) atau waktu subuh.

English - Sahih International

Say, "I seek refuge in the Lord of daybreak

Al-Falaq 113:2

مِن شَرِّ مَا خَلَقَ 

Indonesian - Tafsir Jalalain

(Dari kejahatan apa yang telah diciptakan-Nya) yaitu dari kejahatan makhluk hidup yang berakal dan yang tidak berakal; serta dari kejahatan benda mati seperti racun dan lain sebagainya.

English - Sahih International

From the evil of that which He created

Al-Falaq 113:3

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ 

Indonesian - Tafsir Jalalain

(Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita) artinya dari kejahatan malam hari apabila telah gelap, dan dari kejahatan waktu purnama apabila telah terbenam.

English - Sahih International

And from the evil of darkness when it settles

Al-Falaq 113:4

وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ 

Indonesian - Tafsir Jalalain

(Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus) yaitu tukang-tukang sihir wanita yang menghembuskan sihirnya (pada buhul-buhul) yang dibuat pada pintalan, kemudian pintalan yang berbuhul itu ditiup dengan memakai mantera-mantera tanpa ludah. Zamakhsyari mengatakan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh anak-anak perempuan Lubaid yang telah disebutkan di atas tadi.

English - Sahih International

And from the evil of the blowers in knots

Al-Falaq 113:5

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ 

Indonesian - Tafsir Jalalain

(Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki) atau apabila ia menampakkan kedengkiannya lalu berusaha atas kedengkian yang dipendamnya itu, sebagaimana yang telah dikerjakan oleh Lubaid si Yahudi tadi; dia termasuk orang-orang yang dengki terhadap Nabi saw. Ketiga jenis kejahatan yang disebutkan sesudah lafal Maa Khalaq, padahal semuanya itu telah terkandung di dalam maknanya, hal ini tiada lain mengingat kejahatan yang ditimbulkan oleh ketiga perkara tersebut sangat parah.

English - Sahih International

And from the evil of an envier when he envies."

Keutamaan Membaca Surah Al-Falaq.


Surah Al Falaq merupakan al-Mu'awwidzatain bersama surat An Nas. Keduanya mengandung ta'widz atau perlindungan bagi yang membacanya.

Adapun, manfaat dan makna surat Al Falaq tercantum dalam hadist riwayat at-Tirmidzi, an-Nasa'i dan Ibnu Majah. Dari Abu Sa'id Al Khudri, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berlindung dari mata jahat jin dan manusia. Ketika turun al-Mu'awwidzatain, beliau memakainya dan meninggalkan yang lain.

Selain itu, surat Al Falaq juga biasa Nabi Muhammad amalkan setiap selesai sholat. Dalam hadits lain, 'Uqbah bin 'Amir radhiyallahu 'anhu meriwayatkan, 

أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ بِالْمُعَوِّذَاتِ دُبُرَ كُلِّ صَلاَةٍ

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan saya untuk membaca al-Mu'awwidzat tiap selesai shalat."..

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama